“jungkirbalik” slama trimester3
[Wahahaa..kacau skali aku ini. Blog ini nyaris tak tersentuh 2,5 bulan lamanya. Lama bangeet..Knapa? Saking banyaknya yang harus dicritain, dan aku buruk banget time managementnya di trimester 3 ini..Walhasil, ya bginii, postingan borongan spertinya yang akan sodara-sodara semua baca dsini..
]
Soooo much stories have to be shared..
1. Berpulangnya Ayahanda ke Rahmatullah – March 12, 2009
[Cerita yang terlalu dalam untuk coba dibagi. Ga mampu mampu tiap kali aku coba mau nyiapin postingan tentang ini]
Innalillahi wa inna illahi ro’jiun.. Ayahku meninggal dengan sangat mendadak siang hari tgl 12 Maret 09 itu. Sangaaat sangat cepat, di tengah-tengah anak buahnya di kantor, kantor yang dia rintis dengan penuh cinta dan loyalitas skitar 20 tahun ini, di sanalah ia ’memilih tempat’ untuk membuat akhir yang indah di hidupnya. Saat itu beliau sedang berbincang dengan rekan bisnisnya di telepon, mendadak dia jatuh pingsan perlahan-lahan, yang sekilas menurut karyawannya seakan-akan seperti dia hendak sujud, subhannallah. Dalam perjalanan menuju rumah sakit di dalam ambulans, spertinya itu saat terakhir beliau menghembuskan nafas, karena ketika sampai di ICU, beliau sudah dalam keadaan tidak ada denyut samasekali. Serangan jantung, itu hasil visum dokter.
Cepat dan damaiiii sekali prosesnya. Ga ada yang mudah mempercayainya ketika berita duka tersebar. Semua yang sedang berurusan dengan beliau di hari itu, ga ada yang menyangka, ternyata hidup beliau berakhir di siang hari itu juga.
Keluargaku? Tentu saja terhenyak ketika pertama dikabari pas Bapak jatuh pingsan dan akan dilarikan ke ICU. Bapak ga pernah sampai jatuh pingsan begini. Memang, kami semua tahu, Bapak memiliki masalah dengan jantungnya dan beliau sendiri tau persis dengan kondisi badannya. Sejauh ini dia bisa mengatasinya dan mengkondisikan sedemikian rupa badannya, walaupun dia menjadi ketergantungan obat di tahun terakhir ini. Tapi, hari itu, beliau memang tidak sedang dalam kondisi drop.
Aku? Jangan tanya lagi tentang berkecamuknya suasana hati saat itu. Aku satu-satunya anaknya yang berada di luar kota. Sangat miris rasanya ketika mendengar kabar mendadak ini dan aku masih berada ratusan kilometer jauhnya dari rumah. Tak ada satupun anggota keluargaku yang berani menghubungiku langsung begitu dokter memberi pernyataan bahwa Bapak sudah tidak tertolong lagi. Mereka memberi kabar via suamiku, dan dia lah yang memberitahukanku kemudian.
Singkatnya, walaupun kepergian Bapak benar-benar mendadak dan mengejutkan, kami sekeluarga sangat ikhlas menerimanya. Kami justru malah melihat bahwa indah sekali cara kepergian beliau. Sangat cepat,tenang, dan sgalanya dimudahkan. Semua tahapan prosesi acara pemakaman beliau berjalan dengan sangat lancar dan banyak sekali mendapat kemudahan. Luarbiasa bentuk perhatian yang ditumpahkan oleh masyarakat dan kerabat sekitar dalam melepas kepergian Bapak.
Aku ga mampu membagi dan menuliskannya dengan detail. Adikku udah ngebagi ceritanya kepergian Bapak yang sangat indah di blognya. Dan kemudian mencoba membagi cerita di sini tentang hal-hal yang ternyata baru belakangan kami sadari Bapak sudah ’menyiapkan’ segalanya sebelum kepergiannya.
2. My home got robbed – March 18, 2009
Ceritanya sekembalinya aku dan swami dari Yogyakarta setelah semua acara pemakaman Bapak beres, kami sampai lagi di Bandung pada tgl. 18 Maret ’09. Sungguh sangat mengagetkan bagi kami ketika sesampainya di rumah, kami menemukan bahwa rumah kami habis kebobolan di saat kosong kami tinggalkan kemarin itu. &*#@!<$#* Waahh, bener-bener deh waktu itu. Belum sepenuhnya bisa benar-benar bangkit selepas ‘berpulangnya Bapak’, langsung menemukan bahwa harta benda kami yang ada di dalam rumah nyaris semua amblas!!
MEMANG..
-Kami ga sempet titip satpam ketika kami tergesa-gesa berangkat ke Yogya ketika kabar lelayu Bapak kami terima. Kami hanya memastikan semua sudah terkunci dengan rapat dan ga ada yang terlupa.
-Kami juga belum juga sempat memasang teralis pada jendela-jendela rumah.
SEPERTINYA..
Setelah dirunut-runut, rumahku adalah satu dari 3 rumah yang ’apes kebobolan’ dan bagian dari suatu upaya perampokan yang udah direncanakan matang sebelumnya. Mungkin rumah kami turut dimasukkan sebagai sasaran operasi karena diketahui jadwal kami berdua yang sama-sama bekerja sehingga otomatis siang hari rumah kosong. Kebetulan aja saat itu rumah kosong ditinggal ke Yogya beberapa hari, tapi sepertinya kejadiannya tidak berkaitan dengan kepergian kami keluar kota. Memang udah direncanakan dengan matang dilakukan di siang hari –di mana ini sepertinya terjadi di saat-saat pemakaman Bapak deh..- *hmpphh*
Dan bgitulah.. Ternyata kami diberi ’peringatan’ sekali lagi. Berat skali awalnya buat kami menerimanya, terlebih harta benda yang raib mengandung arti dan peranan penting bagi kami. Tapi yaah, harta benda ga kan dibawa sebagai bekal untuk mati bukan… Mungkin kami -selain harus lebih waspada- juga harus bisa lebih mengingat dan istighfar kepada-Nya.
[Berusaha ikhlas...Udah digempur berbagai peristiwa luarbiasa begini, masa juga belum bisa menyadari kalo ini semua ujian ikhlas dari Allah SWT..Come on..Semoga sih kami bisa lulus dari ujian ini, dan menjadi lebih bijaksana di ke depannya..Amiin..]
3. About my pregnancy
Wiuuw..Pokoknya, adek bayi yang sedang aku kandung ini pastinya akan jadi pribadi yang sangat tangguh yah –insyaAllah-..
Gimana engga, udah ngelewati banyak peristiwa beruntun, trutama di trimester 3 ini. Smoga aja memang selalu dikuatkan dan dimudahkan yaa..
Saat postingan ini dibuat, kehamilanku udah 38minggu. Menghitung hari niy ceritanya..Insya Allah sejauh ini segalanya sehat. Check up ke dokter minggu lalu tercatat kalo adek udah 2,8 kg, posisi janin juga udah di bawah, posisi plasenta juga bagus. semoga aja sgalanya lancar termasuk proses lahiran nanti yah.
Oiyaa ada lagi, minggu lalu aku tertular cacar air!! Yaickss… Sungguh penyakit ga tepat di saat yang ga tepat. Yang ngga-ngga aja, lagi cemas menghitung hari bgini, malah ada cacar nyasar ke badanku yang emang seumur-umur ga pernah kena cacar ini. Tapi hari ini udah mendingan kok. Tinggal nunggu ilang bekas cacarnya aja..
Saat ini udah masuk masa cuti. *Makanya baru bisa setor muka ke blog ini, heheee*.. Senam hamil sebisa-bisanya rajin dilakukan (keseling brenti pas demam cacar kemaren nihh). Persiapan menyambut kedatangan si adek juga udah relatif cukup. Persiapan mental?? Hmm…ga tau deh.. InsyaAllah ga panik luarbiasa sih. Latihan hypnobirthingnya juga udah dicoba terus nih..(walopun sering end up dengan ketiduran di akhir sesinya, saking rileksnya!! heheee..) Smoga aja akan ’berhasil menenangkan’ pada saat nya nanti… *deg..deg..deg..deg..*
Doakan sayah, teman-teman semua… Semoga proses lahiran nanti akan berlangsung normal, alami, lancar, dan sehat semuanya.. Semoga obsesiku untuk IMD bisa sukses tercapai, smoga cita-citaku bisa ASIX (asi eksklusif) ke anakku juga bisa diwujudkan, smoga smua lancar dehhh…Amiiin
Filed under: kabarkami, maternity | 6 Comments
:: helluw smuwanya !!
syapa aja, dmana aja, apa aja, mari mari..marilahkmariii... :) come and see...- ..smuwa tentang seorang Gamma Sinta Rini.. ..smua yang dialami..smua yang dipikirin..smua yang dirasain..smua yang diarepin..it's all about myself !!
:: menghitung hari
:: jeng meta
:: archives
- September 2009 (2)
- May 2009 (2)
- February 2009 (3)
- January 2009 (3)
- December 2008 (1)
- November 2008 (1)
- October 2008 (1)
- September 2008 (2)
- August 2008 (3)
- July 2008 (1)
- June 2008 (2)
- May 2008 (1)
- April 2008 (3)
- February 2008 (1)
- January 2008 (4)
- December 2007 (2)
- November 2007 (1)
- October 2007 (6)
- September 2007 (1)
-
:: all my ‘useless words’
-
:: responds to my 'useless words'
:: et cetera
:: furnie things
:: skitarkuw
:: classified as
-
:: yang pernah mampir !!
- 4,759 juta orang
:: gamma on y!m
halo Gama

selama kamu ‘berlibur’ dari menulis, aku rajin berkunjung kesini, & sangat menikmati cerita2 kamu. Salam kenal ya
Turut berdukacita atas kepergian ayahmu, & rumahmu yg kecolongan. Semoga dede’ baik2 aja & tumbuh optimal di ‘rumah pertama’nya ya…
Salam kenal…. salam kenal…. salam kenal….
Oh My God …
Begitu banyak peristiwa yang terjadi …
But apapun itu …
Saya berdoa semoga Sinta baik-baik saja … tetap sehat …
Dan semoga Ayahanda diterima disisiNYA
Mengenai Rumah yang kebobolan …
Sudah lah … ikhlaskan saja …
Pasti akan dapat ganti yang lebih banyak lagi …
Salam saya
ketika kita jatuh… pikirkan bagaimana caranya supaya bangkit lagi… jangan pikirkan tentang rasa sakitnya… sing semangat dan tawakkal ya, mbak…
1. turut berduka cita atas meninggalnya ayahanda. semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dilapangkan kuburnya, diampuni segala dosanya, dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan.
2. turut kaget dan sedih atas rumahnya yg kerampokan. jadi inget, jendela rumah jg belom diteralis.
3. moga cacar aer-nya ga berpengaruh apa-apa ke janin-nya ya, amien.
4. moga sukses rencana IMD dan ASIX-nya. amieeeeen…
berjuang sin!!!! kamu bisa! adek bisa! suami bisa!!! aku tunggu kabar kelahirannya yo
Waduh, turut berduka yaa atas segala hal yang terjadi. Tapi aku yakin bayimu akan jadi bayi yang tangguh, setangguh maminya menghadapi duka dan cobaan. Semangat!!!